Bab 1 Hidup Berkah dengan Menghormati dan Mematuhi Orang Tua dan Guru

  • Kandungan surah al-Isrw’ [17]: 23-24 meliputi:
    – Perintah untuk menyembah Allah Swt. dan tidak menyekutukan Dia dengan sesuatu.
    – Perintah berbuat baik kepada kedua orang tua
    – Perintah untuk bertutur kata, bersikap baik, dan berperilaku sopan santun kepada orang tua
    – Perintah untuk selalu mendoakan orang tua
  • Kandungan surah Luqman [31]: 13-17 meliputi:
    – Perintah untuk mengesakan Allah, tidak menyekutukan-Nya
    – Perintah berbuat baik kepada orang tua terutama kepada ibu
    – Perintah menaati orang tua sepanjang tidak untuk maksiat dan menyekutukan Allah.
    – Perintah untuk berbuat baik.
    – Perintah menjalankan shalat, amar ma’ruf nahi munkar, dan bersabar
  • Kandungan hadis meliputi perintah untuk senantiasa berbuat baik kepada orang tua, karena nilai kebaikannya sejajar dengan jihad.
  • Selalu menghormati dan menaati guru sebagaimana menghormati dan menaati orang tua.

Bab 2 Hidup Lebih Damai dengan Mujahadah An-Nafs, Husnuzzhan

  • QS Al-Anfal (8) ayat 72 berisi perintah kontrol diri (mujahadah an-nafs)
  • QS Al-Hujurat (49) ayat 12 berisi perintah berprasangka baik (husnudzan)
  • QS Al-Hujurat (49) ayat 10 berisi perintah menjaga persaudaraan (ukhuwah)
  • Mujahadah an-nafs artinya perjuangan sungguh-sungguh melawan hawa nafsu atau bersungguh-sungguh menghindari perbuatan yang melanggar hukum-hukum Allah SWT.
  • Menurut Al-Qur’an nafsu manusia ada tiga yaitu nafsu ammarah, nafsu lawwamah dan nafsu muthmainnah
  • Rasulullah SAW menyebut jihad melawan hawa nafsu sebagai jihad besar (jihadul akbar)
  • Orang beriman diperintahkan untuk berprasangka baik (husnudzan), baik itu husnudzan kepada Allah SWT, kepada sesama manusia, maupun kepada diri sendiri.
  • Persaudaraan (ukhuwah) diantara sesama mukmin adalah persaudaraan yang dilandasi oleh persamaan aqidah dan keimanan kepada Allah SWT.

Bab 3 Hidup Lebih Tenang dengan Menghindari Pergaulan Bebas dan Perbuatan Keji

    • Kandungan QS. Al-Isra’/17 ayat 32 adalah:
      – Larangan mendekati perbuatan zina, yakni termasuk di dalamnya hal-hal yang menjadi “pintu” perbuatan zina antara lain;memandang aurat lawan jenis, mendengar juga membicarakan hal-hal yang mengarah zina, ikhtilath atau perbauran laki-laki dan perempuan secara bebas dan khalwat yaitu berduaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya.
      – Mendekati atau melakukan hal-hal yang mengarah ke zina saja diharamkan apalagi melakukan zina sudah pasti sangat diharamkan
    • Kandungan QS. An-Nuur/24 ayat 2 adalah:
      – Hukuman bagi pelaku zina perempuan dan laki-laki yakni jika pezina muhsan (orang yang sudah bersuami atau istri) dirajam, jika ghairu muhshan (belum beristri atau suami) dicambuk 100  kali.
      – Larangan bagi pelaksana hukuman untuk berbelas kasihan yang menyebabkan tidak melaksanakan ketentuan hukum Allah.
    • Kandungan hadis Nabi Saw menyebutkan bahwa ada perbuatan yang menyebabkan keimanan seorang mukmin tidak sempurna yaitu:
    • – berzina,

 

    • – meminum minuman keras,

 

    • – mencuri dan

 

    • – merampas hak orang lain.

 

Bab 4 Indahnya Hidupku dengan Menjaga Toleransi dan Etika Dalam Pergaulan

  • Kandungan QS. al-Kaafiruun  [109]: 1-6 meliputi:
    – Batas-batas toleransi dalam hal aqidah dan ibadah.
    – Umat Islam dilarang mencampuradukkan masalah aqidah dan ibadah.
    – Tata cara beribadah dalam Islam adalah ditentukan oleh Rasulullah SAW.
    – Toleransi hanya dibenarkan dalam bidang sosial kemasyarakatan,hubungan antar umat manusia (muamalah).
    – Kebebasan bagi siapapun untuk memeluk agama apapun yang menjadi keyakinannya
  • Kandungan QS. Yuunus [10]: 40-41 meliputi:
    – Ayat 40 surat Yunus Allah menjelaskan orang yang tidak beriman (kaum Kafir) yang mendustakan Al Qur’an dibagi menjadi dua.
    Pertama, golongan yang benar-benar mempercayai dengan iktikad baik terhadap Al Qur’an,
    Kedua, golongan yang sama sekali tidak mempercayai dan terus menerus di dalam kekafiran, mereka termasuk orang membuat kerusakan.
    – Ayat 41 surat Yunus menyatakan bahwa Islam sangat menghargai perbedaan-perbedaan diantara manusia, karena masing-masing punya hak. Dan tidak boleh memaksakan orang lain memeluk agama Islam, sekalipun Islam agama yang benar.
  • Kandungan QS. Al-Kahfi [18]: 29 menegaskan bahwa manusia beriman atau tidak akibatnya akan dirasakannya sendiri.
  • Kandungan QS. Hujuraat [49]: 10-13 meliputi:
    • Ayat 10 Allah menegaskan bahwa orang-orang mukmin adalah bersaudara.
    • Ayat 11 merupakan konsekuensi logis dari makna yang terkandung pada ayat 10.
    • Ayat 12 Allah melarang orang-orang yang beriman cepat berperasangka. Sebab sebagian perasangka itu adalah dosa, karena itu harus di jauhi.
    • Ayat 13 menegaskan kepada semua manusia bahwa ia diciptakan Allah begitu beraneka ragam bertujuan untuk saling mengenal, ukuran kemuliaan di sisi Allah Swt adalah ketakwaan seseorang.

Bab 5 Hidup Menjadi Lebih Mudah dengan Ilmu Pengetahuan

  • Kandungan QS At-Taubah [9] : 122 meliputi:
    – Kewajiban manusia untuk belajar dan mengajarkan ilmu khususnya agama.
    – Anjuran tegas untuk kaum muslimin agar sebagian dari mereka memperdalam agama.
    Pentingnya mencari ilmu juga mengamalkannya.
  • Kandungan QS. al-Mujadilah [58]: 11 meliputi;
    – Perintah untuk beretika dalam menghadiri suatu majelis ilmu.
    – Keutamaan orang yang beriman dan berilmu atas yang lain

Rangkuman Materi Al-Qur’an Hadits Semester 2
Bab 6 Betapa Besarnya Tanggung Jawabku Terhdap Keluarga Dan Masyarakat

  • Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin, terutama orang tua untuk menjaga dirinya sendiri, keluarga dan anak-anaknya dari api neraka, dengan mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya, serta mendidik mereka dengan didikan yang baik, berbudi yang luhur dan berilmu yang manfaat.
  • Sikap memanjakan anak berarti “membunuh” anak itu sendiri
  • Bahan bakar api nerapa itu adalah terdiri dari manusia dan batu
  • Penjaga neraka itu adalah para malaikat yang kuat, keras dan kasar, taat dan patuh pada perintah Allah dan selalu mengerjakan apa-apa yang diperintahkan kepadanya. Umat Islam diperintahkan oleh Allah agar mempunyai keturunan yang sejahtera dan bahagia di dunia dan di akherat
  • Allah tidak menyukai bila hamba-Nya meninggalkan keturunan dalam keadaan lemah yang hanya akan menjadi beban masyarakat.
  • Mendidik anak dengan didikan yang baik dan mensejahterakan mereka menjadi  beban dan tanggung jawab orang tua.

Bab 7 Betapa Semangatnya Aku Berkompetisi dalam Kebaikan

  • Kandungan QS. al-Baqarah [2]:148 meliputi;
    – Perintah untuk selalu giat bekerja dan berlomba-lomba dalam kebaikan
    – Perintah untuk selalu mempercayai bahwa setiap yang kita lakukan selalu diawasi oleh Allah Swt., dan segala perbuatan yang kita lakukan akan mendapatkan balasan.
  • Kandungan  QS. al-Faathir [35]: 32 meliputi:
    – Perintah untuk tidak mezalimi diri sendiri
    – Perintah untuk menjalankan perintah Allah swt dan meninggalkann larangan-Nya.
    – Perintah untuk berlomba-lomba dalam melaksanakan kewajiban.
  • Kandungan QS. an-Nahl [16]: 97 meliputi:
    – Perintah untuk mencari rizki yang halal dan baik agar hidup sejahtera penuh dengan keberkahan.
    – Perintah untuk qona’ah terhadap segala pemberian Allah Swt.
  • Kandungan hadis, meliputi perintah untuk segera bertaubat dan melakukan amal shaleh.

Bab 8 Betapa Giatnya Aku Bekerja

  • Orang beriman diwajibkan untuk melaksanakan shalat Jum’at setiap hari Jum’at agar meninggalkan urusan perniagaan.
  • Bila telah melaksanakan ibadah kepada Allah, orang yang beriman dianjurkan untuk kembali melanjutkan kegiatan-kegiatannya, baik itu berdagang, beternak, bertani, bekerja di kantor dan lain-lain.
  • Allah memerintahkan agar orang-orang beriman memperbanyak dzikir kepada-Nya.
  • Manusia sering menjadi silau dengan gemerlapnya duniawi, sehingga lebih memprioritaskan urusan duniawi dari pada urusan ukhrawi.
  • Allah SWT menegaskan, bahwa apa yang ada di sisi Alah lebih baik dari pada yang diperoleh manusia.
  • Sifat lemah, malas dan penakut adalah sifat-sifat negatif yang sering bersarang dalam diri manusia. Karena sifat-sifat tersebut harus dibuang jauh-jauh dari kita.
  • Untuk menghilangkan sifat-sifat tersebut, harus kita bekerja keras sambil berdoa kepada Allah SWT.
  • Hadis di atas juga menganjurkan agar selalu memohon kepada Allah SWT agar dihindarkan dari ujian hidup dan mati, yaitu diluluskan dalam menghadapi segala macam ujian Allah SWT.

Bab 9 Hidup Lebih Sehat dengan Makanan Halal dan Baik

  • Allah SWT menganjurkan kepada orang-orang beriman agar memakan makanan yang baik dari apa yang dirizkikan-Nya.
  • Agar manusia senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh-Nya dan senantiasa hanya mengabdikan diri kepada-Nya.
  • Makanan yang diharamkan Allah adalah bangkai, darah daging, babi dan binatang yang disembelih dengan menyebut selain Allah.
  • Dalam keadaan darurat boleh memakan yang diharamkan Allah sebatas keperluan untuk menyelamatkan diri.
  • Salah satu ciri binatang yang haram untuk dikonsumsi adalah binatang buas dan bertaring, keledai jinak dan barang temuan milik orang kafir mu’ahad.
  • Makanan yang halal selain terpenuhi kriteria halal dari sisi materiilnya juga harus baik dari sisi mendapatkannya.
  • Mengonsumsi makanan yang halal dan baik adalah menjadi penyebab  dikabulkannya do’a-do’a kita kepada Allah swt.

Bab 10 Betapa Syukurku Kepada-MU

  • Sebenarnya orang-orang musyrik itu percaya kepda Allah SWT., akan tetapi mereka tetap menyembah tuhan selain Allah.
  • Allah SWT. Telah melimpahkan bermacam – macam nikmat dan ciptaannya yang dikaruniakan kepada hamba-Nya antara lain :
    – menjadikan bumi sebagai hamparan.
    – Menjadikan jalan-jalan di muka bumi ini untuk memperlancar perhubungan
    – Menurunkan hujan untuk menghidupkan tanah yang tandus menjadi subur,
    – Menjadikan makhluk yang berjodoh-jodoh
    – Menciptakan alat transportasi baik darat laut maupun udara, seperti kuda, unta, kapal dan lain-lain.
  • Allah memberikan tuntunan kepada manusia ketika di atas kendaraan hendaknya bersyukur dan mengenang nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada manusia.
  • Kita diberi tuntunan oleh Allah SWT bahwa dalam hal rezeki hanya kepada Allah kita memohon bukan kepada berhala (sesembahan ) yang lain.
  • Kita wajib bersyukur atas nikmat  Allah sebab kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawaban terhadap nikmat tersebut.
  • Orang yang paling banyak bersyukur kepada Allah SWT. Adalah orang yang banyak berterimakasih kepada sesama manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *