4 Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan adalah:

1. Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an

Allah Ta’ala berfirman,

QS. Al Baqarah 185

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang
di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi
manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda
(antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara
kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah
ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

 

Keutamaan Bulan Ramadhan

2. Setan-setan dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan pintu-pintu surga dibuka ketika Ramadhan tiba

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,

”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan
setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079)

 

3. Terdapat malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan

Allah Ta’ala berfirman,

”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul
qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan
itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

Dan Allah Ta’ala juga berfirman,

QS. Ad Dukhan: 3

 

”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi
dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3).
Yang dimaksud malam yang diberkahi di sini adalah malam lailatul
qadr (Tafsir Ath Thobari, 21: 6.).

4. Bulan Ramadhan adalah salah satu waktu dikabulkannya do’a

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10 - 149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya). Lihat Jaami’ul Ahadits, 9 - 224.

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka
pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia
memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.”(HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10 – 149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya). Lihat Jaami’ul Ahadits, 9 – 224.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *